ads display

Lebih dari Sembako: Sentuhan Kasih Serdik Sespimma untuk Anak-Anak Yatim

Redaksi
24 Mar 2025 | Maret 24, 2025 WIB Last Updated 2025-03-24T16:07:48Z
Foto : Serdik Sespimma Angkatan ke-73 Berbagi Kasih di Panti Asuhan

INDOKOM NEWS | Ada kebahagiaan yang tak selalu lahir dari kepemilikan, melainkan dari berbagi. Ada kehangatan yang tidak hanya hadir dari keluarga sedarah, tapi juga dari hati-hati yang peduli. 

Di tengah kesibukan menjalankan tugas dan kewajiban, para Serdik Sespimma Angkatan ke-73 T.A. 2025 dari Pengiriman Polda Sumatera Utara meluangkan waktu untuk menghadirkan senyum bagi mereka yang membutuhkan.

Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H, sebuah langkah kecil namun penuh makna dilakukan oleh para Serdik. Mereka menyambangi Panti Asuhan Putri Aisyiyah, yang terletak di Jl. Santun No. 17, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota. Bukan sekadar menyerahkan bantuan sembako, tetapi membawa kehangatan, kebersamaan, dan harapan bagi anak-anak yang tinggal di sana.

Saat mereka tiba, anak-anak panti bergegas menyambut dengan wajah penuh antusias. Ada binar di mata mereka, ada rasa harap yang tanpa kata-kata mereka sampaikan. Di usia yang seharusnya dipenuhi kasih sayang orang tua, mereka justru harus tumbuh dalam dekapan takdir yang berbeda. Namun, bukan kesedihan yang mereka tunjukkan, melainkan senyum penuh ketulusan.

Dalam momen itu, seolah ada jeda dari segala hiruk-pikuk dunia. Anak-anak panti yang biasanya menjalani hari-hari mereka dengan rutinitas sederhana, hari ini mendapatkan sesuatu yang lebih—perhatian, pelukan hangat, dan cerita-cerita dari para Serdik yang datang membawa lebih dari sekadar bingkisan.

Mereka yang Berbagi, Mereka yang Peduli

Kegiatan ini digagas dan dilaksanakan oleh lima Serdik yang turut serta dalam misi kebaikan ini:

✅ Maruli Tua Siregar, S.H., M.H. (NOSER 202502003048)
✅ Abdi Tansar, S.H., M.H. (NOSER 202502003001)
✅ Antoni Pasaribuu (NOSER 202502003014)
✅ Irwansah Sitorus, S.H., M.H. (NOSER 202502003042)
✅ Niko Siagian, S.T., S.H. (NOSER 202502003059)

Mereka bukan sekadar hadir, tetapi benar-benar merasakan setiap momen yang terjadi. Ada kehangatan dalam perbincangan, ada ketulusan dalam setiap tatapan. Anak-anak panti yang awalnya malu-malu, perlahan mulai terbuka. Mereka berbagi cerita, bercanda, dan bahkan tertawa bersama.

Salah satu anak panti, seorang gadis kecil berusia 8 tahun, dengan suara pelan berkata, "Terima kasih, Om. Semoga nanti kita bisa ketemu lagi." Kalimat sederhana, namun cukup untuk membuat mata siapa pun yang mendengarnya menjadi basah.

Bantuan sembako yang diberikan memang mungkin tidak besar, tetapi di balik setiap bungkus beras, minyak, dan makanan lainnya, terselip doa dan harapan. Harapan agar mereka bisa menjalani Ramadhan dengan lebih tenang. Harapan agar mereka merasakan bahwa mereka tidak sendiri.

Pihak yayasan pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya. Dengan suara bergetar, salah satu pengurus panti berkata, "Kami tidak melihat dari besar kecilnya bantuan, tapi dari ketulusan yang datang bersama itu. Terima kasih karena sudah hadir di sini, berbagi kasih dengan anak-anak kami."

Momen ini adalah pengingat bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya tentang apa yang kita miliki, tetapi tentang apa yang bisa kita berikan kepada orang lain.


Kegiatan sosial ini bukan hanya sebuah aksi sesaat. Ini adalah komitmen, sebuah warisan nilai yang ingin ditanamkan: bahwa kepedulian harus selalu hidup, bahwa keberadaan Polri bukan hanya tentang hukum dan keamanan, tetapi juga tentang kemanusiaan.

"Kami ingin mereka tahu bahwa mereka tidak sendiri. Bahwa masih ada banyak orang yang peduli dan ingin melihat mereka tersenyum," ujar salah satu Serdik dengan mata yang sedikit memerah.

Matahari mulai condong ke barat, menandakan bahwa waktu perpisahan sudah tiba. Anak-anak panti mengantar kepergian para Serdik dengan lambaian tangan, seolah berharap mereka akan datang lagi di lain waktu.

Dan di dalam hati masing-masing, sebuah janji terucap tanpa suara: Ini bukan akhir. Ini adalah awal dari kepedulian yang akan terus berlanjut.

"Berbagi bukan tentang seberapa banyak yang kita punya, tetapi tentang seberapa dalam kita peduli"

#polripresisi 

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lebih dari Sembako: Sentuhan Kasih Serdik Sespimma untuk Anak-Anak Yatim

Trending Now

Iklan

close